Tanah Datar Sebagai Nominator Brand Pariwisata Terpopuler API Award 2020

Perolehan Sementara Brand Pariwisata Terpopuler API 2020

Akhir September kemarin team API Award 2020 mengeluarkan perolehan sementara hasil voting di semua kategori, termasuk kategori Brand Pariwisata Terpopuler. Di kategori ini, ada 10 brand yang masuk nominasi, yaitu:
# Kabupaten Tanah Datar dengan tagline Authentic Minangkabau
# Kota Ambon dengan tagline City of Music
# Provinsi Jambi dengan tagline Explore Jambi
# Provinsi Kalimantan Timur dengan tagline Paradise of the East
# Provinsi Riau dengan tagline The Homeland of Melayu
# Provinsi Bali dengan tagline The Island of Gods
# Kabupaten Sleman dengan tagline The Living Culture
# Provinsi Lampung dengan tagline The Treasure of Sumatera
# Provinsi Kepulauan Riau dengan tagline Wonderful Riau Island
# Kabupaten Wakatobi dengan tagline World Marine Heritage

Pihak manapun dapat memberikan voting terhadap destinasi wisata yang masuk dalam nominasi di semua kategori API Award 2020. Media untuk melakukan voting baik melalui Instagtram (1 like = 1 vote), Youtube (1 like = 1 vote) maupun via SMS (premium) ke 99386.

Dari perhitungan sementara tersebut diperoleh hasil:
1. Kota Ambon dengan tagline City of Music = 27,1%
2. Provinsi Lampung dengan tagline The Treasure of Sumatera = 20,4%
3. Provinsi Kalimantan Timur dengan tagline Paradise of the East = 8,8%
4. Provinsi Jambi dengan tagline Explore Jambi = 8,2%
5. Kabupaten Tanah Datar dengan tagline Authentic Minangkabau = 7,3%
6. Kabupaten Wakatobi dengan tagline World Marine Heritage = 6,8%
7. Lainnya = 21,5%

Makna dan Filosofi Brand Pariwisata Tanah Datar
Sudah pernah melihat logo yang digunakan sebagai brand pariwisata Tanah Datar? Benar. Logonya sungguh simple. Di sebelah kiri atas ada gambar atap rumah adat Minangkabau yang berwarna-warni lalu di sebelahnya ada tulisan “Tanah Datar, Authentic Minangkabau.”
Lalu apa makna dan filosofinya?
Di suatu pagi yang cerah… saya, Mas Fa’at (founder Ayo Jalan-jalan), dan Bang Hiro (ketua panitia API Award 2020), mengajak bincang-bincang santai dengan team dari tanah Datar yaitu Pak Efrison (Kepala Disporapar), Yulyani Putri (duta pariwisata), Renti Emilia (genpi) dan Ade Firman (genpi) untuk mengetahui lebih jauh kisah di balik logo tersebut dan sekaligus event-event apa saja yang digelar untuk mendukung agar brand Tanah Datar semakin kokoh.

 

Meskipun pertemuan kami ini hanyalah pertemuan virtual dan ditambah dengan sinyal yang timbul tenggelam, namun saya dapat menangkap dengan jelas apa yang disampaikan oleh Pak Efrison. Bahwa sebenarnya Authentic Minangkabau memiliki pesan ‘jika ingin mengenal Minangkabau, baik itu budaya maupun adat istiadatnya, maka datanglah ke Tanah Datar, karena menurut sejarah asal muasal orang Minangkabau itu dari Tanah Datar tepatnya di Nagari Padaruyung.’ Dan karena branding adalah salah satunya bertujuan untuk menciptakan karakter yang kuat, maka tagline tersebut juga merepresentasikan karakter sebagian besar masyarakat Minang yang peduli adat-istiadat dan leluhur juga focus dalam mengerjakan hal apapun. Termasuk focus dalam memenangkan award di Anugrah Pesona Indonesia 2020.

 

Event-event yang Mendukung Brand Tanah Datar
Brand tentunya berbeda dengan promosi. Brand merupakan upaya untuk menunjukkan jati diri suatu poduk/jasa, sementara promosi adalah kegiatan mendeseminasikan suatu produk/jasa ke masyarakat luas. Dengan brand yang tepat, maka kegiatan promosi akan berdampak positif terhadap target wisatawan yang ingin diraih. Dan jika brand sebuah destinasi tidak bias dan memiliki karakakter dan keunikan tersendiri maka apapun bentuk promosinya akan dapat mempengaruhi calon wisatawan untuk berkunjung.
Tanah Datar, sebagai salah satu nominator API Award 2020 untuk kategori Brand Pariwisata Terpopuler tampaknya juga sudah menggelar beragam event untuk memperkuat ‘Authentic Minangkabau.’ Salah satunya menurut Yulyana Putri duta pariwisata dan founder Pasar Kapelen adalah Festval Budaya Minangkabau yang sudah masuk dalam 100 Wonderful event kalender nasional. Bahkan menurut Pak Efrison, kepala Disporapar Tanah Datar, setiap tahun ada pemecahan rekor Muri yang ada hubungnnya dengan budaya Minang. Dimana event-event budaya yang diselenggarakan selalu ramai dihadiri wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

Kenapa Tanah Datar Harus Menang?
Selalu ada alasan untuk memenangkan sesuatu. Tanah Datar, menurut Pak Efrison, bukan merupakan daerah yang kaya minyak dan tidak punya pantai yang cantik. Meskipun begitu, punya 150 destinasi wisata. Bahkan Majalah Amerika Travel Budget pernah menetapkan Nagari Pariyangan sebagai salah satu desa terindah di dunia di tahun2016. Jika dunia saja sudah mengakuinya, kenapa kita masyarakat Indonesia tidak? Berikan vote-mu untuk Tanah Datar di API 2020 jika menginginkan destinasi ini menang dan banyak wisatawan yang berkunjung sehingga destinasi mereka maju dan berkembang.
Selain destinasi, adat dan budaya-lah yang menjadi unggulan Tanah Datar untuk menarik wisatawan. Kita tahu, Indonesia ini memiliki kekayaan adat dan budaya. Setiap daerah selalu memiliki keunikan sendiri-sendiri. Salah satu keunikan Tanah Datar adalah budaya Matrilineal atau garis keturunan ibu, dimana salah satu implementasinya, jika ingin menikah maka pihak perempuan-lah yang akan meminang pihak laki-laki.

Strategi Pemenangan di API AWARD 2020
Berada sementara di posisi 5 dengan perolehan 7,4% tidak membuat team dari Tanah Datar berkecil hati. Mereka tetap menyiapkan beberapa strategi untuk menang. Bahkan tahun ini hanya mengajukan 1 (satu) kategori saja, yaitu Brand Pariwisata terpopuler, juga merupakan salah satu strateginya. Tujuannya, agar bisa lebih focus untuk memenangkan award. Mengingat tahun lalu, karena mereka punya 2 kategori nominasi di API Award focus mereka jadi terpecah sehingga posisi juara 1 lepas dari tangan. Sedangkan strategi lainnya, yang sepertinya sama akan dilakukan oleh nominator lainnya, yaitu aksi ‘bom’ SMS di akhir-akhir periode voting.
Menanggapi tradisi ‘bom’ voting di akhir-akhir ini, mas Fa’at dari AJJ (Ayo Jalan-jalan) mengatakan, bahwa kesediaan atau masyarakat akan suka rela melakukan voting dan mendukung destinasi favorit-nya jika sebelumnya sudah ada ikatan (bonding) lebih dahulu. Dan ikatan ini tidak bisa dilakukan secara instan atau di akhir-akhir periode melainkan harus melalui proses. Harus direncanakan dengan baik, dari bulan-bulan pertama sampai ke tahapan akhir.


Sementara Bang Hiro, Ketua panitia API Award 2020 menambahkan bahwa tujuan utama diselenggarakannya API Award itu sebenarnya bukan di tindakan banyak-banyakan vote, melainkan di proses branding dan promosinya. Para nominator mau tidak mau ‘dipaksa’ untuk berpromosi sekreatif mungkin selama 5 (lima) bulan, durasi waktu yang digunakan dalam mengikuti API Award. Selama kurun waktu yang demikian, sedikit banyak aka nada dampaknya. Paling tidak awareness di benak masyarakat. Sehingga menjadi juara 1, 2 maupun 3, tetap memiliki keuntungan. Meskipun keuntungan menjadi juara 1 tetap akan lebih banyak tentunya.

OK, Tanah Datar – Authentic Minangkabau, semoga yang dicita-citakan menjadi juara di kategori Brand Pariwisata terpopuler API 2020 tercapai! Good luck!

Untuk obrolan seru kami yang lebih detil, silakan klik di sini.

Writer. Lecturer. Travel Blogger. Broadcaster

Related Posts

2 Responses

Leave a Reply