5 Warung Kringetan Asyik Untuk Lunch di Semarang

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa karyawan yang makan siang di lokasi yang jauh dari kantornya cenderung merasa bahagia. Bahkan semakin jauh lokasi, kebahagiaan mereka bisa mencapai titik tertinggi. Tapi juga bukan berarti, kalau kita lokasi kantor kita di Semarang makan siangnya di Jakarta ya? Maksudnya, karyawan yang meskipun makan siang di luar kantor namun tetap berada di kantin dekat-dekat kantornya tetap saja merasa tidak bahagia.

Lalu, kemana orang-orang kantoran di Semarang pergi makan siang? Hohoho… sebagai kota yang terkenal dengan kulinernya, pasti ada banyak pilihan tempat makan siang. Tinggal pilih mau model yang seperti apa. Resto? Café? Warung makan? Kaki lima? Lengkap. Tapi kali ini, saya hanya akan merekomendasikan 5 tempat makan siang yang bikin kringetan tapi tetap asyik. Maksudnya, meski tanpa AC ruangan tapi tetap nikmat. Belum menyantap menunya saja sudah bikin keringetan, apalagi setelah selesai makan.

1 Warung Makan Bu Ana

Lokasi warung makan ini ada di sekitar tempat wisata Maerokoco-PRPP. Tempat parkirnya lumayan luas. Biasanya, di jam-jam makan siang, parkiran itu dipenuhi deretan mobil dan motor para pengunjung dari berbagai kalangan. Rata-rata memang orang kantoran.

 




Warung makan Bu Ana terdiri dari 2 ruangan, yaitu: ruangan di dalam dan di luar area warung. Saya sebenarnya lebih senang yang di luar, karena ruangan di dalamnya agak sempit. Agak ribet kalau mau jalan kesana kemari nambah menu.
Ada beragam menu yang sangat menggugah selera yang tersedia di warung ini, antara lain: cumi tinta hitam, tumis kerang, kepiting saos pedas, udang saos pedas, kepala manyung, dan masih banyak pilihan lainya. Aneka menu tadi ditata di atas gerobag yang berada di area luar warung makan. Para pengunjung tinggal menunjuk dan menyebut menu mana yang dipesan dan akan diambilkan oleh si penjual.
Jika tertarik untuk makan siang di warung ini, pastikan datang sebelum jam 12 siang, agar tidak perlu antri terlalu lama sampai perut yang semula keroncongan berubah jadi dangdutan. Rekomendasi menu dari saya: udang kremes. Udangnya gede-gede dan kriuk krenyes-krenyes rasanya. Tapi catat, udang kremes ini begitu diangkat dari penggorengan bisa langsung ludes diambil oleh tangan-tangan yang siap berebutan.
2 Kedai Beringin

Kedai ini berlokasi di Jalan Beringin. Posisinya berada di pinggir jalan yang agak sempit. Di jam-jam makan siang, sulit sekali mendapatkan parkir. Di bahu kanan dan kiri jalan kedai ini, pasti sudah ada deretan mobil yang parkir. Jadi, kalau memang lebih baik naik kendaraan roda dua, karena bisa lebih leluasa mencari tempat parkir. Atau bisa datang ke sini agak lebih pagian. Loh jadinya makan pagi donk, bukan makan siang? Ya sih…
Untuk makan, di kedai ini hanya menyediakan ruangan dalam saja, dengan meja makan dan bangku-bangku panjang. Tidak ada AC, hanya beberapa kipas angin yang terpasang di beberapa titik. Sementara di pojok dalam ada sekelumit taman buatan yang lumayan menentramkan para pengunjung yang kebanyakan orang-orang kantoran.
Aneka menu yang ditawarkan di Kedai beringin, antara lain: nasi langgi, nasi opor, rawon, asem-asem daun kedondong, gado-gado, bakso, dll. Untuk memesan makanan, para waiters yang akan mendatangi meja pengunjung. Lalu mereka akan menyerahkan daftar menu dan pengunjung tinggal memilihnya. Sayangnya, menu yang tertulis dalam daftar, tidak selalu ada. Kadang memang pas gak masak, tapi lebih sering sudah habis.

 

Menu yang saya rekomendasikan yaitu rawon. Tapi seringnya sudah habis. Eh tapi, menu asem-asem daun kedondong juga enak, cuma dagingnya terlalu dikit. Ya kali harga Rp 14.500,- kok minta daging banyak? Hihihi…
3 Warung Makan Belut Bu Nasimah

Warung makan ini lokasinya di daerah Sampangan, Semarang. Tepatnya di Menoreh Raya. Karena berada di pinggir jalan raya, sehingga tempat parkirnya juga tidak terlalu luas. Tapi beberapa kali ke sini, saya selalu dapat parkir. Mungkin ini rejeki anak sholeh. Hihihi…
Tempatnya seperti rumah dengan meja dan kursi yang dijejer-jejer. Ruangannya terbuka, tanpa AC. Mirip-mirip warteg-lah kalau soal tempat. Tapi kalau soal rasa, beuh… nendang tiada kira. Tak heran kalau pas jam makan siang, banyak orang-orang kantoran datang ke tempat ini. Telat dikit saja, menu andalan yang disajikan sudah ludes.
Menu apa saja yang disajikan di warung makan ini? Wah, banyak banget. Sayur lodeh, sayur asem, ayam goreng, tempe goreng, botok, ayam garang asem, kepala manyung, macam-macamm ikan goreng, dan masih banyak lainnya. Kalau ingin memesan menu, langsung saja dekati meja besar yang penuh dengan menu-menu yang bikin ngiler. Kita tinggal sebut menu, nanti akan dilayani penjualnya.
Menu andalan di warung ini, mangut belut, wajib dicoba. Nendang banget rasa dan pedesnya! Tapi ya siap-siap kecewa, karena menu ini yang selalu paling duluan habis. Selain mangut belut, saya juga suka ayam garang asem-nya. Enak, bumbunya merasuk sampai ke dalam ayam.

4 Gado-gado Pak Yono

Warung gado-gado pak Yono ini sering juga disebut dengan gado-gado Tanjung, karena berlokasi di Jalan Tanjung. Ada juga yang menyebutnya dengan nama gado-gado PLN, karena memang berlokasi dekat kantor PLN di Jalan Pemuda. Bentuk warungnya semacam warung tenda. Dan sudah pasti tanpa AC donk. Meski demikian, tak menyurutkan niat para pekerja kantoran untuk makan siang di sini.
Di area ini juga berderet para penjual lain yang menyajikan beragam menu lain, seperti: mie kopyok Pak Dhuwur, soto ayam Pak Dhin, dan masih banyak lainnya. Tak heran, di jam-jam makan siang, di sepanjang Jalan Tanjung ini banyak berjejer mobil-mobil yang parkir.
Meskipun banyak orang kantoran yang datang ke sini untuk makan siang, untuk masalah parkir terbilang tidak terlalu sulit. Kalau memang pas rame, ya parkir agak jauh dikit gak pa-pa lah.
Sama seperti penjual makanan di warung tenda lainnya, kalau kita ingin pesan menu, tinggal bilang ke penjualnya lalu menu yang dipesan disajikan penjual. Begitu pula, dengan gado-gado Pak Yan di sini.
Gado-gado-nya sendiri terdiri dari beberapa bahan, seperti: selada, kol, taoge, telur rebus, lalu di atasnya dituangi bumbu kacang dan ditaburi bawang goreng.
Selain gado-gado, di sini kita juga bisa menikmati es pankuk yang yummy pisan. Es pankuk terdiri dari beberapa bahan juga, seperti roti tawar, agar-agar, pankuk dan di atasnya dituangi es krim berbagai rasa. Ada rasa alpukat, kelapa, durian dan kelapa muda. Kita bisa memilih rasa yang mana saja.
5 Warung Makan Kepala Manyung Bu Fat

Warung makan yang ini lokasinya berada di daerah Krobokan, tepatnya di Jalan Ariloka. Paling gampang masuknya dari Jalan Madukoro Raya, terus sekitar 500 meter ketemu perempatan belok kiri. Lurus saja, sampailah ke warung itu. Soal parkir, sepertinya tidak ada masalah. Karena kalau pas penuh bisa parkir di pinggir-pinggir jalan dekat situ.
Dilihat dari bentuk bangunannya, tempat makan ini mirip-mirip warteg. Warteg elit. Mirip-mirip warung makan Bu Nasimah Sampangan. Tempat makannya di dalam ruangan dengan meja kursi yang berjejer rapi. Ruangannya tanpa AC, hanya beberapa kipas angin yang dipasang di langit-langit.
Lalu, apakah warung makan ini serame tempat makan siang yang lainnya? Pastinya. Jika pas jam makan siang, saking ramenya kita bisa menunggu pesanan hingga 30 menit atau ½ jam lebih. Keburu lapar gak sih?
Karena nama warung makannya saja Kepala Manyung (Jawa: Ndas Manyung), tentunya menu andalan di sini adalah kepala manyung. Dagingnya empuk, bumbunya merasuk ked aging manyung dan pedasnya… huaaahhhhh! Cetarrrrr!!
Pastikan saja perut tidak bermasalah setelah makan menu ini.
Selain mangut kepala manyung, ada macam-macam menu yang tersedia di warung ini, antara lain: botok telur manyung, botok telur asin, bandeng presto, telor pindang, sambel pete, tumis daun papaya, sayur bayem, cumi tinta hitam, dan masih banyak yang lainnya. Semua-mua menu itu tentunya wajib dicobain.

Berarti lengkap sudah 5 tempat makan siang di Semarang yang bikin keringetan tapi tetap asyik. Kalau anda penggila kuliner, pasti semua warung makan ini sudah pernah atau bahkan sering anda datangi. Tapi kalau belum pernah, tak ada salahnya mencoba. Jangan lupa ajak dan traktir saya ya? 🙂

Reply